"When I despair, I remember that all through history the way of truth and love have always won. There have been tyrants, and murderers, and for a time they can seem invincible, but in the end they always fall. Think of it...always."
-Mahatma GandhiEuh.
Gandhi emang salah satu source of wisdom terhebat yang pernah lahir di muka bumi. Saya jadi ingat Umar Kayam dengan slogan High Thinking, Plain Living-nya yang disebut berulang-ulang di seri Mangan Ora Mangan Kumpul. High Thinking, Plain Living, juga salah satu filosofi Gandhi, saya anggap jenius karena cuma dengan empat kata (empat!) dia berhasil merumuskan filosofi hidup yang paling tepat dalam menggambarkan hidup dia sendiri dan orang-orang hebat lainnya. The greatest idea is the one that explained with the simplest words, iya gak sih?
Tapi..
Quotation itu naif banget gak siiih? Saya gak pengen sok skeptis atau apapun sih :p
Jadi inget juga, kira-kira dua mingguan yang lalu, saya nonton Meet Dave, film tentang robot luar angkasa yang datang ke bumi buat nyari sumber tenaga baru lewat air laut. Ide itu bisa ngehancurin peradaban umat manusia, tapi orang-orang planet laen ini gak peduli. Mereka menganggap manusia toh cepat atau lambat akan menghancurkan bumi juga. Why bother?
Aaah. Saya gak bisa berhenti muter bola mata saking klisenya tema film itu. Yang jelas tema film itu lagi-lagi tentang 'oh-betapa-menariknya-manusia' dan 'oh-ternyata-pada-hakikatnya-manusia-bumi-itu-masih-baik'. Hehe, adek gue sampe sebel gara-gara aksi sok kritikus film saya hari itu.
Teman saya, yang juga suka sebel kalo saya udah mulai sok skeptis, lantas menyindir. "Bukannya loe dulu nangis parah banget waktu nonton Armageddon ya?"
Hahahahahaha. Iya sih. Apa coba yang kurang norak di film itu? Perjalanan luar angkasa? Cek. Persatuan umat manusia? Cek. Cinta sejati? Cek. Mustahil? Klise? Double cek.
So I used to be so cliche. So?
Tapi apa pada akhirnya semua film, novel, bahkan sinetron akan selalu ber-doktrin pada quote Gandhi tadi? Bahwa mau ada Voldemort, Joker, Ibu Tiri, bahkan Hantu Suster Ngesot, yang baik akan selalu menang, bahwa manusia pada dasarnya berbudi luhur dan altruistik?
*Ehm. Halooo? Homo homini lupus? Zoon economicon? Sumanto, Imam Samudra, bahkan Ryan?*
Saya memutar bola mata lagi (kali ini sampai pusing).
Pusing dengan apa yang saya pikir, apa yang saya tulis.
-M O O N Y
