"I've long ago dedicated myself to myself."
- Jack Kerouac
Wina,
Kerouac, dalam kumpulan surat-surat yang ia tulis untuk dan ia terima dari Allen Ginsberg, bisa saja tak hanya bicara atas nama orang-orang dari kumpulannya sendiri. Ia juga bicara untuk generasi-generasi yang akan datang, generasi yang ia tahu pasti punya kegelisahan yang sama dengannya. Kegelisahan itu tak punya nama tepat. Tak jitu untuk disebut dalam satu istilah. Kegelisahan itu terakumulasi. Pada satu titik ia seperti nonsens, tapi kalaulah iya, mengapa kita tetap membaca Kerouac dan Ginsberg yang seperti mabuk dalam kegegapgempitaan pikiran mereka sendiri?
Kalaupun ia bukan nonsens, sepertinya bahasa telah bertindak tiran terhadapnya.
Moli
PS: Eddie Vedder bisa dibilang berhasil membuat kegelisahan ini jadi audibel. Judulnya The Wolf.