Kamis, 13 November 2008
Unfinished Thought #1
Julie Delpy, dalam perannya sebagai Celine di Before Sunset, pernah bilang kalau dia curiga bahwa ide feminisme sebenarnya berasal dari kaum pria. Kira-kira begini, the very idea of women to liberate themselves sebenernya menguntungkan pria. Mohamad Sobary, dalam Kang Sejo Melihat Tuhan menjelaskan bentuk subordinasi kaum wanita oleh kaum pria, misalnya saja, dalam hal dimana anak perempuan harus pandai-pandai merawat diri untuk menyenangkan suami kelak. Sementara, kasarnya, anak laki-laki mau ngapain aja terserah...
Nah, menurut si Celine, dengan adanya ide feminisme dan ide pembebasan perempuan dari dominasi kaum pria, muncullah ide untuk tidak 'menjaga' diri untuk menyenangkan suami kelak dan walhasil perempuan merasa berhak untuk ikut 'bersenang-senang' seperti laki-laki. Dan siapa yang untung kalau perempuan 'bersenang-senang'? Yah, laki-laki juga kan?
Weelllll...
Membuat saya jadi berpikir, free sex dan kohabitasi, yang sering dianggap mutual bagi kedua pihak baik laki-laki maupun perempuan, sebenernya juga ngerugiin perempuan. Kecuali kalau perempuan menolak untuk menganggap dirinya merasa rugi. Cuma tetep aja nih ya, setidakpeduli apapun, let's say, misalnya pasangan yang berkohabitasi, apa kata masyarakat?
"Dasar perempuan gak bener.."
Pernah gak kita denger "Laki-laki gak bener.."?
Hardly--malah mungkin gak pernah sama sekali.
-M O O N Y
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

2 komentar:
Ya, saya inget dialog ini!dan begitulah, dunia ini memang patriarkal :)
saya membayangkan barangkali suatu saat situasi akan berbalik spt yg konon (menurut novel Da Vinci's Code) pernah terjadi.
...tapi, lebih gampang untuk menjadi "perempuan benar" dari pada menjadi "laki-laki benar". Bukankah surga ada di bawah telapak kaki perempaun (ibu)..., meskipun neraka juga tak jauh-jauh amat dari situ..., saya sangat..sangat..sangat menghormati ibu (perempuan) saya...
Posting Komentar